PBB Kecam Pembunuhan 2 Warga Palestina di Tepi Barat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PBB mengecam pembunuhan dua warga sipil Palestina di Tepi Barat yang diduduki, yakni Omar al-Naasan (19) dan Khalil Shehada (16) di Desa Al-Mughayyir. Juru Bicara PBB Stephane Dujarric menyatakan keprihatinan mendalam terhadap kekerasan pihak penjajah yang menargetkan warga sipil, harta benda, dan cara hidup warga Palestina. PBB menuntut otoritas Israel untuk mencegah kekerasan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan pelaku. Di Gaza, PBB dan mitranya telah mengevakuasi lebih dari 13.000 pasien sejak Oktober 2023, termasuk 6.000 anak-anak, namun ribuan pasien masih membutuhkan perawatan medis khusial yang tidak tersedia. WHO mendesak pembukaan jalur rujukan di Tepi Barat dan akses ke rumah sakit di Yerusalem Timur, serta izin masuk untuk ambulans dan peralatan medis ke Gaza.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 06.46
Makin Gila! Israel Susun Rencana Usir Paksa Warga Palestina dari Gaza
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 06.46
Makin Gila! Israel Susun Rencana Usir Paksa Seluruh Warga Palestina dari Gaza
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 05.30
Israel Siapkan Taktik Licik Hasut Trump, Minta Restu Gusur Warga Gaza
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 20.30
Dana Menipis, PBB Pangkas 50% Bantuan Pangan untuk Palestina
Berita terkait
94% Penduduk Gaza Butuh Tempat Tinggal dan Perlengkapan Rumah Tangga Dasar
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 21.32
Gaza Menjadi Tempat Paling Mematikan Bagi Pekerja Kemanusiaan
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 06.10
PBB Serukan Perlindungan Terhadap Warga Sipil di Wilayah Palestina
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 06.00
Pelapor Khusus PBB Desak Pengerahan Pasukan Perlindungan Internasional di Gaza dan Tepi Barat
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 16.00