Pedestrian Deck Dukuh Atas, Upaya MRT Jakarta Satukan Enam Transportasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313438/original/016523800_1785644833-IMG_3177.jpg)
MRT Jakarta memastikan proyek Pedestrian Deck Dukuh Atas tidak memakan dana APBD DKI Jakarta. Estimasi investasi mencapai sekitar Rp300 miliar, saat ini masih dalam proses tender. Pendanaan bersumber dari MRT Jakarta dengan skema 50 persen dana investasi dan 50 persen pinjaman. MRT Jakarta memilih tidak melibatkan pihak swasta agar aset tetap menjadi milik MRT, sehingga mempermudah koordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta mengingat lahan milik Pemprov.
Pedestrian Deck Dukuh Atas dirancang untuk memperkuat konektivitas kawasan Transit Oriented Development (TOD). Fasilitas ini akan menghubungkan enam moda transportasi publik, yaitu MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, Transjakarta, dan kereta bandara. Pemprov DKI Jakarta menargetkan proyek selesai pada 2028 untuk memudahkan mobilitas pejalan kaki dan memperkuat integrasi antarmoda di salah satu kawasan transit tersibuk di Jakarta.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 13.30
Marak Proyek TOD di Jakarta, Begini Efek Dahsyatnya
CNBC Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 10.30
Kawasan di Jakarta Ini Bakal Jadi Penantang Baru Sudirman dan Thamrin
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 11.50
Tanah dan Bangunan Dilewati Jalur MRT Jakarta Siap-Siap Berubah Total
Berita terkait
PT MRT investasikan Rp300 miliar bangun pedestrian deck Dukuh Atas
ANTARA News · 5 Agustus 2026 pukul 22.08
Pedestrian Deck Dukuh Atas Masuk Tahap Tender, Kapan Mulai Konstruksi?
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 19.45
Pedestrian Deck Dukuh Atas: Ketika Kota Dibangun dari Langkah Kaki
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 23.00
LRT Jakarta Bakal Disambung ke Dukuh Atas, Target Rampung Agustus 2028
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 15.16