Pejabat Israel Bikin Pengakuan Mengejutkan: 'Saya Membuat Berita Palsu'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Eli Hazan, pejabat senior komunikasi pemerintah Israel, membuat pengakuan mengejutkan dalam video viral bahwa ia telah membuat berita palsu untuk kepentingan propaganda perang. Hazan menyatakan "Kebenaran tidak lagi penting. Fakta tidak lagi penting" dan mengakui bahwa ia membuat berita palsu sebagai respons terhadap musuh, sambil meniru strategi komunikasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengandalkan klaim palsu dan pembenaran terhadap pemberitaan yang menyebutnya "fake news". Video tersebut telah ditonton lebih dari satu juta kali di X dengan ribuan unggahan ulang dan komentar. Pengakuan ini menyoroti penggunaan propaganda digital dalam konflik perang dan menyoroti pergeseran etika jurnalistik di lingkup pemerintah Israel.
Bagikan
Berita terkait
Bukan Hanya Perang, Utang yang Membengkak Jadi Pemicu Kehancuran Israel
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 04.40
Ditanya Soal Kim Jong Un, Trump Ngamuk ke Wartawan: Diam! Diam!
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.18
Trump Bentak Wartawan AS, Tak Terima Kapal Induk USS Abraham Lincoln Diberitakan Buruk
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 10.59
Dewan Pers Sorot Banyaknya Berita Palsu, Ingatkan Verifikasi Sumber
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.49