Pekerja Paruh Waktu RI Tembus 38,41 Juta Orang di Mei 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pekerja paruh waktu di Indonesia mencapai 38,41 juta orang pada Mei 2026, meningkat sebanyak 72 ribu orang dibandingkan periode sebelumnya. Pekerja penuh waktu mencapai 98,98 juta orang, naik 391 ribu orang pada periode yang sama. Sebagai catatan, pekerja tidak penuh meliputi penduduk bekerja dengan jumlah jam kerja kurang dari 35 jam per minggu, yang terdiri dari setengah penganggur dan pekerja paruh waktu.
M. Edy Mahmud, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, menyatakan bahwa pada Mei 2026, sebesar 66,80% penduduk bekerja merupakan pekerja penuh, sementara sisanya sebesar 33,20% merupakan pekerja tidak penuh. Dibandingkan dengan Februari 2026, persentase pekerja penuh meningkat 0,03 persen poin, sementara pekerja tidak penuh menurun dengan besaran yang sama.
Berdasarkan status pekerjaan, BPS mencatat pada Mei 2026, penduduk bekerja pada kegiatan informal sebanyak 87,88 juta orang atau 59,30%, sedangkan yang bekerja pada kegiatan formal sebanyak 60,31 juta orang atau 40,70%. Dibandingkan dengan Februari 2026, persentase penduduk bekerja pada kegiatan formal mengalami peningkatan sebesar 0,12 persen poin.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 10.39
Makin Banyak Orang RI Kerja Paruh Waktu, Kini Tembus 38,41 Juta
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 11.55
Jumlah Pengangguran RI Turun Jadi 7,22 Juta Orang
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 11.49
Pengangguran RI Turun Jadi 7,22 Juta Orang per Mei 2026
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 08.20
BPS Umumkan Ekonomi Indonesia Kuartal II 2026 Tumbuh 5,29%, Begini Reaksi Pasar
Berita terkait
6 dari 10 Pekerja Indonesia Masih di Sektor Informal, BPS Ungkap Datanya
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 17.15
BPS Rilis KBJI 2026: Muncul Daftar Jabatan Pekerjaan Terbaru di RI
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 12.52
Penjelasan BPS soal Angka Kemiskinan Indonesia Jauh Lebih Kecil dari Versi Bank Dunia
JawaPos · 11 September 2026 pukul 14.00
Beda Data Kemiskinan Bank Dunia dan BPS, Mana yang Lebih Tepat?
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 13.30