Jakarta · Sabtu, 15 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BPS Umumkan Ekonomi Indonesia Kuartal II 2026 Tumbuh 5,29%, Begini Reaksi Pasar

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% pada kuartal II 2026, melampaui konsensus pasar sebesar 5,1% namun lebih rendah dari kuartal I 2026 yang mencapai 5,61%. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga berlaku sebesar Rp 6.552,1 triliun dan atas dasar harga konstan sebesar Rp 3.576,2 triliun. Perlambatan dari kuartal sebelumnya terjadi karena normalisasi konsumsi rumah tangga dan pemerintah setelah momentum Ramadan dan Lebaran.

Pasar merespons positif data tersebut. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 94 poin atau 0,52% menjadi 17.933 per dolar AS, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,50% ke 6.351,13. Bank Danamon mencatat bahwa investasi menjadi penopang utama pertumbuhan, dengan kontribusi investasi tetap (PMTB) meningkat signifikan. Ekspor neto masih memberikan kontribusi negatif tetapi dampaknya berkurang.

Dari sisi sektor, manufaktur tetap menjadi sumber pertumbuhan terbesar meskipun kontribusinya turun, sementara sektor konstruksi dan perdagangan menguat. Sektor pertambangan mengalami kontraksi. Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi didorong oleh investasi dan belanja modal, dengan normalisasi dari stimulus fiskal sebelumnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait