Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pembiayaan Motor Listrik masih Berisiko, Ini 3 Tantangan Utamanya

Pembiayaan motor listrik di Indonesia masih menghadapi tiga risiko utama: risiko produk dan teknologi (perbedaan kualitas kendaraan, ketahanan baterai, layanan purna jual), risiko nilai jual kembali (pasar bekas belum matang, belum ada metode penilaian kesehatan baterai), dan ketidakpastian permintaan serta kebijakan. Pembiayaan motor listrik oleh industri multifinance tumbuh 34,7% tahunan menjadi Rp24,60 triliun per Juni 2026, namun masih terkonsentrasi pada beberapa perusahaan dan keterlibatan bank komersial terbatas. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan kerangka penurunan risiko meliputi peningkatan modal dan kredit, model bisnis inovatif, perlindungan nilai aset, serta penguatan infrastruktur pasar agar pembiayaan menjadi lebih mudah dinilai oleh lembaga keuangan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait