Pemerhati Hukum Kritik Sayembara Rp100 Juta Cari Ijazah Gibran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana membuka sayembara berhadiah Rp100 juta bagi siapa saja yang dapat menunjukkan ijazah asli SMA milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Langkah ini dinilai tidak pantas oleh sejumlah pemerhati hukum karena berpotensi menggeser persoalan hukum menjadi arena opini publik. Pemerhati Hukum Pidana Universitas Bhayangkoro Jakarta Edi Saputra Hasibuan menyatakan bahwa keabsahan ijazah dan etika tidak boleh langsung menjadi dasar untuk mendesak Wapres Gibran mundur. Menurutnya, tuntutan pengunduran diri harus didasarkan pada dasar hukum dan konstitusional yang jelas, bukan melalui sayembara, opini publik, atau tekanan politik. Edi menekankan bahwa jika ada pertanyaan terhadap keaslian ijazah, hal tersebut harus dibuktikan melalui mekanisme hukum yang berlaku, bukan hanya berdasarkan tuduhan atau perdebatan publik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 12.03
Soal Sayembara Ijazah Gibran, Ketua Umum Gen Z Ajak Sikapi dengan Kepala Dingin
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 15.16
Terungkap! Bentar Lagi Gibran Ngantor di IKN, Stafnya Sudah Duluan
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 04.20
Eks Danjen Kopassus Bongkar Panasnya Roy Suryo vs Jokowi: Kesimpulannya, Ini Permainan Orang Kuat...
Berita terkait
Ijazah Gibran Digugat ke MK, Hanura Minta Pengawasan Penyelenggara Pemilu Diperkuat
JawaPos · 26 September 2026 pukul 09.00
Soroti Ijazah Jokowi hingga Fufufafa, Habib Rizieq: Kalau Terbukti Palsu, Seret, Tarik dan Jebloskan ke Penjara!
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 18.21
Disomasi Farhat Abbas Soal Sayembara Ijazah Gibran, Denny Indrayana: Kata Pak Prabowo...
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 08.20
Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp3,6 Miliar, Denny Indrayana: Ini Upaya Publik Mengawasi
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 20.30