Pemerintah Targetkan Bisa Salurkan 16,8 Juta KL Biodiesel B50 di 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8-18 juta kilo liter (kl) pada 2026. Target ini didasarkan pada kesiapan kapasitas produksi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dari badan usaha bahan bakar nabati. Hingga 7 September 2026, akumulasi penyaluran biodiesel nasional sudah mencapai 10,69 juta kl, dengan 7,273 juta kl berasal dari distribusi B40 pada semester pertama dan 3,4 juta kl dari penyaluran B50 sejak Juli 2026.
Sebanyak 6.050 lokasi atau 90% jaringan SPBU di Indonesia telah menyalurkan B50. Pemerintah memberikan tenggat 30 September 2026 bagi 28 terminal yang masih dalam proses transisi dari B40 ke B50. Program B50 diproyeksikan menghemat devisa negara hingga Rp 170 triliun pada 2026, menciptakan 2,1 juta lapangan kerja baru, dan meningkatkan nilai tambah industri kelapa sawit sebesar Rp 20,92 triliun.
Kebijakan ini didasarkan pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 4 dan Kepmen ESDM Nomor 257 tahun 2026 yang memandatori penggunaan B50 dalam bahan bakar solar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 17.30
6.050 SPBU Pertamina Sudah Distribusikan B50
kumparan · 8 September 2026 pukul 16.57
Implementasi B50 Capai 94% hingga Awal September, Tersalurkan 3,4 Juta Kiloliter
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 16.14
ESDM Sebut 90 Persen SPBU Sudah Jual B50
Detik.com · 8 September 2026 pukul 15.59
B50 RI Bikin Jepang-Malaysia-Eropa Penasaran, Ada Potensi Hemat Rp 170 T
Berita terkait
RI Sukses Buat BBM Baru B50, Jepang dan Eropa Sampai Mau Belajar
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 18.30
94% SPBU di RI Sudah Salurkan BBM Baru Biodiesel B50
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 15.15
BPH Migas Sebut Distribusi B50 Berjalan Lancar dan Tak Rusak Mesin
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 10.39
Indonesia Masih Impor 700 Ribu Barel Minyak per Hari, Bahlil Ungkap Penyebabnya
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 22.13