Pemkab Tapanuli Selatan Kebut Pemulihan Warga Terdampak Bencana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, mengakselerasi pemulihan pascabencana hidrometeorologi dengan fokus pada sektor pertanian dan perikanan. Bupati Gus Irawan Pasaribu meninjau langsung potensi pertanian dan infrastruktur di Kecamatan Sipirok, Arse, dan Saipar Dolok Hole, sekaligus menyerahkan bantuan bibit kopi dan ikan kepada warga terdampat. Program hilirisasi kopi Arabika mendapat alokasi 600 hektare di Tapsel, termasuk kawasan Sipirok dan Arse yang dinilai potensial.
Di Kecamatan Arse, bantuan bibit kopi diserahkan kepada warga Desa Pinagar (15 hektare), Desa Aek Haminjon (15 hektare), dan Desa Nanggarjati (20 hektare). Irawan mendorong pola tanam terintegrasi kopi dan jagung agar petani tetap memiliki pendapatan saat kopi belum berproduksi. Proyeksi kawasan Sipirok dan Arse menjadi sentra kopi dan jagung dengan penekanan pada peningkatan kualitas, nilai tambah, dan pemasaran, bukan hanya produksi.
Di sektor perikanan, Pemkab menyerahkan dan melakukan restocking 2.500 ekor benih ikan (jurung, tawes, mas) di Desa Dalihan Natolu, Kecamatan Arse. Bencana sebelumnya menyebabkan banyak ikan mati akibat lumpur dan pasir masuk ke sungai. Penebaran kembali benih bertujuan menghidupkan fungsi sungai sebagai kawasan lubuk larangan dan sumber ekonomi masyarakat. Irawan menekankan pentingnya langkah turun langsung ke masyarakat agar kebijakan lebih tepat sasaran.
Bagikan
Berita terkait
Pemerintah Kebut Pemulihan Infrastruktur dan Pangan di Solok Raya
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 15.02
Legislator Minta Pemerintah Perkuat Manajemen Air Hadapi Kekeringan
Detik.com · 8 September 2026 pukul 20.41
Penyaluran Pupuk Bersubsidi Capai 6,42 Juta Ton hingga 7 September 2026
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 19.20
Dampak Abu Vulkanik pada Tanaman Bisa Fatal, Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 15.47