Pendiri Jababeka: Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi Butuh Terobosan Regulasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pendiri PT Kawasan Industri Jababeka, S.D. Darmono, menekankan perlunya terobosan regulasi dan insentif khusus untuk mengembangkan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Dalam sesi pembekalan Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi, Darmono menyatakan bahwa hilirisasi di daerah 3T membutuhkan sinergi antara restu, waktu, dan kebijakan, serta kesiapan infrastruktur dasar seperti pelabuhan, jalan tol, bandara, air, listrik, gas, dan telekomunikasi untuk menarik minat investor. Ia menegaskan bahwa regulasi di luar Jawa harus berbeda dengan di Jawa, dengan diferensiasi insentif agar pengusaha mau masuk dan membangun dari nol. Kolaborasi antara akademisi, pengusaha, dan pemerintah (ABG) serta peran pemuda sebagai champion di lapangan sangat diperlukan untuk mengawal perubahan. Peserta seperti Iqbal dari ITS Surabaya mengapresiasi pemahaman taktis tentang rantai nilai dan hilirisasi dari pembekalan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 14.13
Tak Sekedar Warga Pindah, AHY Ingin Kawasan Transmigrasi Jadi Tujuan Investasi
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 20.35
Bamsoet Dorong Sinergi Pemerintah & Dunia Usaha Hadapi Dinamika Ekonomi
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 18.58
IIF Perluas Bisnis Pembiayaan dan Advisory di Semester I 2026
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 16.41
IHSG Semringah Sambut Akhir Pekan, Hari Ini Ditutup Menguat ke 6.236
Berita terkait
RI Contoh India Ajak Swasta Manfaatkan Aset BUMN yang Tak Maksimal
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 08.33
Aguan hingga Bos BSD Kumpul, Ini Persoalan yang Dibahas
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.27
Strategi RI Gaet Investasi: Bangun Hilirisasi dengan Ekosistemnya
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 11.50
RI Mau Bangun Pusat Ekonomi Baru di Batam dan Sulbar, Ini Lokasinya
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.20