Pengamat Sebut Isu Pergantian Kapolri Hanya Strategi Cek Ombak di Ruang Publik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menilai rumor pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hanyalah strategi cek ombak politik. DPR dan Istana telah membantah adanya Surat Presiden (Surpres) pergantian, dan Bambang menekankan perlunya membedakan spekulasi politik dari keputusan resmi presiden yang berklandaskan konstitusi. Maraknya kebocoran informasi di media sosial dan grup percakapan dinilai sebagai upaya perebutan narasi di ruang publik, di mana persepsi sering dibentuk sebelum keputusan formal dikeluarkan.
Bambang juga menanggapi pernyataan normatif Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto, serta melihat dorongan lain di balik isu ini: masa pensiun perwira tinggi. Banyak perwira bintang tiga yang berpeluang menjadi Kapolri akan pensiun usia 58 tahun pada 2025 berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2002. Hal ini mendorong agar isu pergantian Kapolri diselesaikan dalam bulan-bulan mendatang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 18.16
Wacana Pergantian Kapolri Dinilai Rugikan Presiden Prabowo
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 17.34
Ramai Isu Pergantian Kapolri, Istana Buka Suara
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 17.28
PB SEMMI Sebut Isu Pergantian Kapolri Diduga untuk Ganggu Stabilitas Nasional
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.31
Mensesneg: Tak Ada Surpres Pergantian Kapolri
Berita terkait
Respons Rumor Pergantian Kapolri, Pengamat Ingatkan Pentingnya Rekam Jejak dan Prestasi
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 12.42
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Surpres Pergantian Kapolri
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 13.52
Heboh Isu Pergantian Kapolri, Respons Jenderal Sigit Justru Sukses Bikin Adem
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 00.32
Isu Surpres Pergantian Kapolri, Bappisus: Pasti Akan Diganti, Tunggu Tanggal Waktunya
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 16.35