Pengamat Sebut Polri Mampu Kendalikan Eskalasi Kerusuhan saat Demo 27 Agustus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polisi berhasil mengendalikan eskalasi kerusuhan saat demonstrasi 27 Agustus 2026 di depan Gedung DPR RI, meskipun terjadi perusakan fasilitas umum dan pembakaran pagar. Menurut Gian Kasogi, peneliti kebijakan publik, keberhasilan pengamanan tidak diukur dari ketiadaan gesekan, tetapi dari kemampuan negara mengendalikan situasi agar tidak berkembang menjadi gangguan keamanan nasional yang lebih besar. Dalam aksi tersebut, Polisi mengamankan 322 orang, termasuk 162 dewasa dan 160 remaja, untuk pemeriksaan lebai. Gian menekankan pentingnya koordinasi lintas institusi, seperti dukungan TNI dan intelijen, untuk membaca dinamika situasi dan mengambil tindakan yang proporsional. Namun, ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan keamanan tidak boleh diartikan sebagai pembatasan hak berkumpul dan menyampaikan aspirasi, yang dilindungi konstitusi. Penegakan hukum harus berbasis bukti dan membedakan peserta demonstrasi dengan pihak yang melakukan kekerasan. Pengalaman ini perlu menjadi bahan evaluasi untuk pengamanan aksi massa ke depan, dengan pendekatan yang lebih berbasis informasi mulai dari pra-aksi hingga pasca-aksi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 22.45
Pengamat Hukum Sebeut Polri Tangani Demonstrasi 27 Agustus secara Terukur
Berita terkait
Seruan Polri untuk Massa Demo 27 Agustus
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 19.54
Polda Metro Hormati Aksi Warga: Harus Dibedakan dengan Tindakan Langgar Hukum
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 23.13
Boni Hargens Puji Polri Cegah Angsa Hitam dalam Demo 27 Agustus
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 21.27
Pengamat Sebut Aparat Mampu Cegah 'Angsa Hitam' Saat Aksi 27 Agustus
Media Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 20.48