Pengusaha Ungkap Keresahan Industri EV Terkait Impor Bahan Baku
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri kendaraan listrik (EV) Indonesia menghadapi tantangan ketersediaan bahan baku akibat ketergantungan impor dari Korea dan China, terutama untuk besi baja, aluminium, dan filter. Kondisi geopolitik global memperburuk rantai pasok, sehingga beberapa komponen seperti radiator dan kondensor menjadi tantangan bagi produsen lokal.
PT Selamat Sempurna Tbk mengantisipasi hal ini dengan mengalihkan fokus dari mobil penumpang ke alat berat dan kendaraan komersial seperti bus dan truk. Sementara itu, PT Mobil Anak Bangsa Indonesia menyoroti keterbatasan produksi baja domestik dan ketiadaan lithium untuk baterai, serta mendesak pemerintah memperkuat regulasi agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi menjadi pusat produksi EV.
Bagikan
Berita terkait
Terungkap! MAB Indonesia Beberkan Kendala Pengembangan EV di RI
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 15.45
Kupas Tuntas Strategi Penguatan Sektor EV di Tengah Disrupsi Global
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 13.25
Persaingan EV Kompetitif, RI Perlu Lakukan Ini Agar Tidak Ketinggalan
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 15.09
DBS Andalkan Jaringan 19 Negara Genjot Bisnis Otomotif Indonesia
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.55