Penjelasan Mekanisme AHWA, Sistem Pemilihan Ketum PBNU di Muktamar ke-35
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334864/original/085736300_1787901831-IMG_20260827_145959_153.jpg)
Sidang pleno Komisi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menyepakati penggunaan mekanisme Ahlul Halli wal Aqdli (AHWA) sebagai sistem pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar NU (PBNU). Mekanisme ini menggantikan sistem pemungutan suara langsung yang sebelumnya digunakan. Dalam proses AHWA, calon Ketum dipilih melalui penjaringan oleh peserta muktamar, kemudian lima nama terbanyak diserahkan kepada tim AHWA untuk musyawarah internal dan memilih satu nama sebagai pemimpin. Pendekatan ini menekankan musyawarah kolektif oleh tokoh yang dipercaya, bukan kompetisi pemilu langsung.
Sebelumnya, mekanisme AHWA sudah pernah diterapkan sejak Muktamar ke-27 di Situbondo pada 1984, namun pembakuannya secara resmi dalam AD/ART baru dilakukan pada Muktamar ke-33 di Jombang 2015. Pada perhelahan tersebut, AHWA berhasil memilih Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin sebagai Rais Aam. Penerapan berhasil dilanjutkan pada Muktamar ke-34 di Lampung 2021, di mana KH Miftachul Akhyar terpilih sebagai Rais Aam PBNU periode 2021-2026.
Dengan ditetapkannya AHWA, fokus peserta Muktamar ke-35 beralih pada pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU, yang akan menentukan arah kepemimpinan NU untuk periode mendatang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 23.40
Gus Ipul Perkirakan Pemilihan Ketum PBNU Dilakukan Besok
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 07.30
Dinamika Muktamar ke-35 NU: Mekanisme Ketum Sempat Alot, Dugaan Pemukulan
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 06.47
Info dari Gus Ipul soal Pemilihan Ketum PBNU di Muktamar NU
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 06.26
Muktamar ke-35 NU Sepakati Mekanisme Baru Pemilihan Ketua Umum PBNU
Berita terkait
Semestinya NU Pilih Ketum Lewat AHWA, Pemilihan Langsung Berpotensi Timbulkan Friksi
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.19
Mengenal AHWA, Mekanisme Pemilihan Rais Aam dan Ketum PBNU 2026-2031
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 04.00
Muktamar NU Memanas soal Ahwa, Alissa Wahid: Kandidat Tidak Bisa Mengatur
JawaPos · 30 Agustus 2026 pukul 00.00
Sidang Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Alot, Gus Ipul: Tertib, Tak Ada Susupan
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 23.23