Penyaluran Kredit Program Perumahan Tembus Rp7,4 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Tabungan Negara (BTN) mencatat penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) secara kumulatif sebesar Rp7,4 triliun sejak diluncurkan. Penyaluran terdiri atas sisi suplai Rp5,4 triliun untuk developer, kontraktor, dan pedagang bahan bangunan dengan plafon maksimal Rp5 miliar, serta sisi permintaan Rp2,0 triliun untuk UMKM perorangan hingga Rp500 juta untuk membeli, membangun, atau merenovasi rumah. Di Jakarta dan sekitarnya, BTN memiliki 353 peminatan dengan plafon Rp424,944 miliar, meliputi 57 peminatan KPP supply Rp288,970 miliar dan 296 peminatan KPP demand Rp135,974 miliar. Menteri PKP Maruarar Sirait apresiasi implementasi KPP yang respons positif peminat, sehingga kuotanya dinaikkan dari Rp36 triliun menjadi Rp50 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 11 September 2026 pukul 20.45
Dukung Pembiayaan Ekosistem Perumahan, Menteri PKP Apresiasi BTN Telah Salurkan KPP Rp7,4 Triliun
JawaPos · 11 September 2026 pukul 17.30
Pemerintah Genjot KPP Rp 50 Triliun, Dorong Pelaku UMKM Punya Rumah Sendiri
Berita terkait
Pemerintah Sudah Salurkan KUR Rp208 T, Sisa Rp82 Tdi 2026
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 11.35
Ini Syarat Khusus Nasabah KPR Tenor 40 Tahun
Detik.com · 4 September 2026 pukul 18.34
Biaya Marketplace Tekan UMKM, Perlu Cari Ruang Bernapas untuk Jaga Margin
JawaPos · 2 September 2026 pukul 23.30
Peternak hingga Penjahit Terbentur Akses, Billianus Zoani Perjuangkan Usaha Lokal Mimika
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 17.18