Penyebab Keracunan MBG Terbongkar, Makanan Dimasak Malam Dimakan Sore Hari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkapkan bahwa keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua disebabkan oleh keterlambatan konsumsi makanan. Beberapa siswa membawa pulang MBG yang seharusnya dimakan saat siang hari, lalu mengonsumsinya sore hari sehingga makanan berpotensi basi. Selain itu, waktu masak yang terlalu jauh dari waktu distribusi menjadi faktor lain.
Sudaryono menyebutkan bahwa SPPG memproduksi MBG pada malam hari, misalnya pukul 19.00, lalu mendistribusikannya ke sekolah keesokan harinya sekitar pukul 11.00. Selisih waktu tersebut terlalu lama untuk makanan tanpa pengawet. MBG yang tidak mengandung pengawet memiliki potensi pembusukan lebih cepat, terutama di daerah beriklim panas yang mempercepat pertumbuhan bakteri.
Ke depan, BGN akan mewajibkan SPPG mencantumkan informasi waktu produksi dan batas konsumsi pada wadah makanan. Standar yang diterapkan adalah makanan harus dikonsumsi maksimal empat jam setelah dimasak. Program MBG selama enam bulan telah menghabiskan APBN sebesar Rp101,1 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 19.27
114 Dapur MBG di Papua hingga NTT Akan Beroperasi Pekan Depan
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 21.55
BGN Kirim Tim Investigasi Kasus Keracunan Makanan MBG di Papua
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 19.45
Wamendagri Minta Tata Kelola MBG Dievaluasi usai Kasus Keracunan di Papua
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.57
Kepala BGN Ungkap Penyebab Keracunan MBG di Papua: Masaknya Kecepetan
Berita terkait
Pelajar Papua Turun ke Jalan Tolak Makan Bergizi Gratis, Desak Anggaran Dialihkan untuk Pendidikan Gratis
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 16.31
105 Siswa-8 Guru Keracunan MBG, Operasional SPPG di Rembang Disetop Sementara
Detik.com · 27 September 2026 pukul 08.08
SPPG di Batang Ditegur Buntut Keracunan, SPPG di Tulungagung Disetop
CNN Indonesia · 26 September 2026 pukul 20.55
105 Murid-8 Guru SMAN 1 Rembang Diduga Keracunan MBG, Alami Diare dan Mual
Detik.com · 26 September 2026 pukul 01.20