Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Perang AS-Iran Makin Liar di Timteng, Drone Irak Serang Arab Saudi

Sejumlah drone yang ditembakkan dari Irak menyerang fasilitas minyak di Provinsi Timur Arab Saudi, Selasa (waktu setempat). Sistem pertahanan udara kerajaan mendeteksi ancaman tersebut, mengklaim telah mencegah dan menembak jatuh serangan itu. Juru bicara Kementerian Pertahanan Saudi, Turki al-Maliki, menyatakan drone tersebut diluncurkan oleh kelompok milisi Irak yang didukung Iran, dan menegaskan hak Saudi untuk membela diri serta merespons pada waktu dan tempat yang tepat. Ini merupakan serangan kedua terhadap fasilitas minyak Saudi dalam waktu kurang dari dua hari, meningkatkan tekanan pada pemerintah Irak untuk memastikan wilayahnya tidak digunakan sebagai titik peluncuran serangan ke negara tetangga. Perdana Menteri Irak, Ali al-Zaidi, memerintahkan penyelidikan menyeluruh dan menegaskan negaranya tidak akan membiarkan wilayahnya dimanfaatkan untuk melancarkan serangan terhadap negara lain. Insiden ini terjadi di tengah pembicaraan antara Iran dan Arab Saudi mengenai penyelesaian sengketa di Selat Hormuz, serta pembicaraan terpisah antara Iran dan Oman tentang "kepemilikan" jalur perdagangan energi dunia tersebut. Provinsi Timur, pusat utama industri minyak Saudi yang menampung sebagian besar fasilitas produksi dan ekspor kerajaan, telah beberapa kali menjadi sasaran serangan drone dan rudal di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Arab Saudi sering menyalahkan kelompok yang didukung Iran atas serangan terhadap fasilitas energinya, sementara Teheran secara konsisten membantah keterlibatan.

Berita terkait