Perang Iran Tekan Keuangan AS, Kuras Anggaran Militer Rp670 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perang bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran hingga 1 Agustus 2026 telah menelan biaya sekitar USD38 miliar (setara Rp670 triliun) bagi militer AS, menurut laporan Congressional Budget Office (CBO). Biaya ini mencakup penggantian amunisi, peralatan militer, dan bahan bakar yang digunakan dalam pertempuran. CBO memperkirakan biaya perang dapat bertambah USD2-3 miliar per bulan tergantung intensitas dan lamanya konflik. Dari total pengeluaran, penggantian amunisi menjadi komponen terbesar dengan biaya sekitar USD21,7 miliar (Rp382 triliun). Konflik ini juga meningkatkan tekanan inflasi di AS akibat gangguan pasokan minyak dan gas alam. CBO menyoroti bahwa AS telah menggunakan antara setengah hingga dua pertiga persediaan pencegat rudal sejak Juni 2025, yang menjadi biaya peluang utama bagi Departemen Pertahanan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 September 2026 pukul 13.58
AS Akui Perang Iran Picu Kekurangan Amunisi, 4 Jet Tempur F-15 Hancur
Berita terkait
USD1 Kini Setara 2 Juta Rial Iran, Kalau Dibelanjakan Dapat Apa?
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 00.31
Inflasi Singapura Tembus Level Tertinggi, Ini Biang Keroknya
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 13.12
Sempat Ambruk Usai Perang Iran, Emas Mendadak Rebound ke USD4.400
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 07.40
Harga BBM di AS Melonjak Tajam Imbas Perang Iran, Ini Datanya
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.00