Perlindungan Konsumen Jadi Fokus di Tengah Pertumbuhan Aset Digital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pertumbuhan industri aset digital di Indonesia membawa peluang dan risiko, sehingga perlindungan konsumen menjadi fokus utama. Upbit Indonesia menunjuk Irvan Tisnabudi sebagai Head of Operations untuk memimpin penguatan operasional, termasuk keamanan, tata kelola, kepatuhan, dan pengelolaan risiko. Irvan menekankan pentingnya standar perlindungan konsumen yang kuat agar masyarakat dapat memilih platform yang aman dan terpercaya, sekaligus menghindari risiko seperti hacking atau asset exploit. Menurutnya, masyarakat harus memverifikasi legalitas, kualitas operasional, sistem keamanan, dan mekanisme perlindungan pengguna sebelum menggunakan layanan aset kripto. Upbit juga berkomitmen berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membangun standar industri yang solid dan menyeluruh. Dengan pasar yang besar dan strategi yang tepat, Indonesia berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi aset digital di kawasan, asalkan inovasi dan tata kelola berjalan seimbang. Data OJK menunjukkan nilai transaksi kripto di Indonesia pada Mei 2025 mencapai Rp49,57 triliun, mencerminkan minat publik yang terus meningkat. PP No 28/2025 juga menandai regulasi blockchain yang lebih terstruktur di Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Upbit Indonesia Umumkan Head of Operations Baru, Perkuat Perlindungan Konsumen
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 09.26
Adopsi Kripto RI Peringkat 14 Global, Aktivitas Derivatif Capai Rp3,41 Triliun
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 18.41
YLKI Desak Pemerintah Segera Wajibkan Label Peringatan Gula, Garam, Lemak
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 10.45
Pelaku Usaha Kini Wajib Cantumkan Label Warna Gula, Garam, hingga Lemak
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 10.18