Perlombaan Menuju Bulan Semakin Panas, Ilmuwan Memperingatkan Ada Sesuatu yang Mengerikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perlombaan eksplorasi Bulan memasuki era baru yang meningkatkan aktivitas sains dan komersial, namun memicu kekhawatiran ilmuwan terkait pencemaran lingkungan. Baru-baru ini, bagian roket Falcon 9 seberat 4.000 kg menabrak permukaan Bulan pada 5 Agustus, menambah daftar panjang sampah luar angkasa di satelit alami Bumi.
Saat ini, terdapat sekitar 3.000 objek buatan manusia dengan total berat mencapai 200 ton yang tertinggal di Bulan. Objek tersebut mencakup misi bersejarah seperti modul Apollo, Lunokhod, dan Yutu, hingga puing roket yang jatuh tidak sengaja seperti Long March 3C. Para ahli memperingatkan risiko Bulan menjadi tempat pembuangan sampah jika aturan eksplorasi tidak segera disesuaikan dengan peningkatan frekuensi misi saat ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 21.19
Bulan Terus Menjauh dari Bumi, Seberapa Besar Dampaknya?
Berita terkait
Fakta-Fakta Bulan Kian Menjauhi Bumi, Dampaknya Dirasakan Manusia
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 10.30
Perlombaan Antariksa Meningkat, Akankah Bulan Menjadi Tempat Pembuangan Sampah Baru?
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 10.30
Bulan Terus Menjauhi Bumi, Manusia Mulai Rasakan Dampaknya
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 12.40
Roket SpaceX Seberat 4 Ton Tabrak Bulan, Ahli Ungkap Dampaknya
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 07.35