Perluas Akses Pasar, Koperasi Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Berbasis Masyarakat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Program CoopTrade ACCESS 2026, hasil kolaborasi Kementerian Koperasi dan Pendopo Kawan Loma Group, mengadakan Demo Day yang diikuti 25 koperasi dari berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, 15 koperasi terpilih salah satunya Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pengadegan, untuk mengikuti pameran di Living World Kota Wisata Cibubur pada 16-18 Oktober 2026. Program ini bertujuan memperluas akses pasar bagi produk lokal agar mampu berkembang dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
KKMP Pengadegan, yang dikelola oleh Indah Wahyuningsih, mengembangkan model agregator untuk menghubungkan UMKM dengan pasar. Menurutnya, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai penghimpunan dan pelayanan ekonomi anggota, tetapi juga sebagai jembatan antara UMKM dan pasar luas. Melalui pendekatan ini, koperasi membantu pelaku UMKM menghadapi tantangan pemasaran, pengembangan produk, dan perluasan jaringan usaha.
Akses pasar menjadi salah satai persoalan utama yang dihadapi UMKM dalam upaya meningkatkan skala bisnis. Koperasi yang berada dekat dengan komunitas dan pelaku usaha lokal menjadi kunci untuk mempertemukan potensi ekonomi masyarakat dengan saluran pasar yang lebih luas. Keikutsertaan dalam CoopTrade ACCESS 2026 juga dianggap sebagai kesempatan untuk belajar, membangun jejaring, dan memperkuat model bisnis agar produk masyarakat dapat mencapai pasar yang lebih luas.
Bagikan
Berita terkait
DWP Kemenkop Perkuat Sinergi Industri Kulit Garut Lewat Koperasi
Detik.com · 10 September 2026 pukul 20.40
Mendag Ungkap 60% Produk di Ritel Modern Berasal dari UMKM dan Lokal
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 19.30
BRI Ungkap 3 Syarat UMKM RI Bisa Tembus Pasar Ekspor
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 08.40
Perkuat Hilirisasi Desa, Menkop Dorong KDKMP Jadi Offtaker Produk Unggulan
Detik.com · 4 September 2026 pukul 21.41