Perusahaan Amerika Serikat Ini Akan Tuntaskan Masalah Sampah di Solo Raya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perusahaan Amerika Serikat Energy Three International tertarik mengelola sampah di Solo Raya, Jawa Tengah, dan disambut baik oleh Gubernur Ahmad Luthfi. Masalah pengolahan sampah di Solo Raya masih menjadi pekerjaan rumah, dengan timbunan sampah mencapai 2.944,55 ton per hari yang belum tertangani seluruhnya. Investor ini akan berfokus pada proyek waste to fuel di Boyolali, memanfaatkan lahan 20 hektare dari 25 hektare yang dibutuhkan. Tujuannya adalah mengolah sampah dan limbah menjadi biofuel serta energi listrik. Kepala DLHK Jateng Heru Djatmika menjelaskan investor diarahkan ke wilayah Solo Raya yang meliputi Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, dan Karanganyar. Proyek ini diharapkan dapat menuntaskan permasalahan sampah di kawasan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 13.57
PLN Ungkap Proyek Pembangkit Hidro 11,7 GW Perlu Investasi Rp627 T
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 19.55
FOTO: Babak Baru Bantargebang, Open Dumping Dihentikan Bertahap
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 09.39
Mahasiswa Bersih-bersih di Area CFD Bundaran HI, Ajak Warga Pilah Sampah
CNBC Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 19.31
Video: Bikin Invesor EBT Masuk RI, MPR Mau Aturan Rumit Dipangkas
Berita terkait
Bukan Cuma Lele di Selokan, RT Ini Punya Inovasi Lain yang Go International
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 18.45
Proyek PSEL di DIY Disebut Sesuai Standar Eropa
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 11.38
Bambang Patijaya DPR Apresiasi Komitmen Presiden & Kementerian ESDM Kembangkan Waste-to-Energy Lewat PSEL Legok Nangka
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 19.43
Telan Rp7,2 T, PSEL Legok Nangka Siap Olah 2.000 Ton Sampah per Hari
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 02.30