Perusahaan Turki Dituding Eksploitasi AI yang Membidik Malaysia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebuah perusahaan teknologi berbasis di Ankara, Turki, yaitu BBS Bilisim Teknolojileri, membantah tuduhan terlibat dalam operasi yang menggunakan model AI Claude milik Anthropic untuk memengaruhi pemilihan umum di Malaysia. Dalam pernyataan di LinkedIn, perusahaan menyatakan tidak mengetahui aktivitas yang disebutkan dalam Laporan Intelijen Ancaman Anthropic dari September 2026. BBS sedang melakukan investigasi internal untuk memastikan apakah nama atau aset digitalnya digunakan tanpa izin, termasuk kemungkinan keterlibatan mantan karyawan. Perusahaan yang dimiliki oleh dua warga negara Turki ini menyatakan akan melaporkan kasus ini ke Kantor Jaksa Penuntut Umum setelah mendapatkan bukti awal. Tuduhan ini muncul setelah Anthropic menuduh BBS menjual akses ke platform yang menawarkan jasa pengaruh informasi di Malaysia.
Bagikan
Berita terkait
Perang AI Dimulai, China dan Rusia Pakai Senjata Buatan Amerika
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 12.35
Ramai-Ramai Warga Tolak Data Center, Pemerintah Akhirnya Menyerah
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 21.00
Kampanye Pemilu AS 2026 Langgar Aturan OpenAI demi Iklan Politik AI
Media Indonesia · 6 September 2026 pukul 20.57
Hak Pilih di Era Deepfake: Siapa Menjamin Kedaulatan Rakyat?
Detik.com · 6 September 2026 pukul 10.10