Petani Jateng Manfaatkan Pompa Tenaga Surya untuk Hemat Biaya Produksi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau penerapan pompa air tenaga surya (PATS) di Desa Tengengwetan, Siwalan, Pekalongan. Bantuan ini sudah terpasang di tiga titik: Pekalongan, Brebes, dan Cilacap. Luthfi menilai PATS efektif karena hemat energi, tanpa polusi, dan pompa dapat menyala 24 jam. Tiga titik itu mengairi sekitar 50 hektare lahan; di Pekalongan hampir 20 hektare.
Perwakilan Gapoktan Tengengwetan, Kirom, mengatakan PATS mengurangi pembelian solar. Sebelumnya pompa diesel menghabiskan 30 liter per hari-semalam, kini berkurang menjadi 15 liter. Sekitar 30 petani padi memanfaatkan pompa ini, mengambil air dari sungai. Gilang dari Brebes menambahkan PATS membantu saat kemarau karena air rob membuat irigasi asin; dengan sumur bor, petani bisa menanam dan mengatur masa tanam.
PATS akan dikembangkan dan disosialisasikan ke seluruh kabupaten/kota Jateng, bahkan berpotensi jadi percontohan nasional. Gubernur juga menyebut teknologi ini dipakai di Sayung Demak untuk mengatasi banjir dan dapat diterapkan di sektor lain, mendukung transformasi energi baru terbarukan dan ekonomi hijau.
Bagikan
Berita terkait
PSI Apresiasi Kinerja Pemerintahan Prabowo Swasembada 8 Komoditas Pangan
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.13
BRIN dan PASPI Dorong Pemanfaatan Potensi Biogas Limbah POME
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 14.50
Subak Bali, Kearifan Lokal Menjaga Sumber Air
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.27
Display Varietas Padi Dorong Swasembada Pangan Bangka Selatan
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 13.00