Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
WWF-Indonesia dan Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) menjalin kemitraan Green Partnership melalui penandatanganan MoU pada 18 September 2026. Kerja sama ini bertujuan mendukung petani sawit swadaya dalam menjaga rantai pasok berkelanjutan, meningkatkan transparansi, dan memastikan akses pasar global tetap terbuka bagi petani kecil.
Fokus utama kemitraan ini meliputi sertifikasi keberlanjutan seperti ISPO dan MSPO, pelestarian keanekaragaman hayati, serta produksi yang bertanggung jawab. Selain itu, kedua lembaga membahas tantangan regulasi European Union Deforestation Regulation (EUDR), terutama terkait masalah geolokasi dan dokumentasi, agar transisi menuju standar keberlanjutan berjalan inklusif tanpa meninggalkan petani kecil.
Bagikan
Berita terkait
Menjawab Tantangan Industri Sawit Berkelanjutan Lewat Ramuan Bibit Super
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 07.15
Meniti Jalan Tengah Industri Sawit Berkelanjutan dari Pangkalan Bun
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 07.05
Warga Kaltim Dituding Curi Sawit di Lahan Sendiri, Menang Gugatan Rp 25,9 Miliar
kumparan · 16 September 2026 pukul 16.37
Dukung Hilirisasi, BPDP Dorong Korporatisasi Petani Sawit Berkelanjutan
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 13.41