Pimpinan Ponpes di Lombok Mangkir dari Panggilan Polisi soal Kekerasan Seksual
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pimpinan Pondok Pesantren Abul Barokat berinisial AIS dan istrinya mangkir dari panggilan pemeriksaan Polresta Lombok Tengah pada Rabu (23/9/2026). Keduanya dijadwalkan hadir pukul 09.00 WITA terkait dugaan kasus pencabulan terhadap santriwati, namun tidak kunjung datang hingga siang hari.
Polisi telah berupaya menghubungi serta mendatangi kediaman mereka di lingkungan pesantren, tetapi rumah tersebut ditemukan dalam kondisi sepi. Pengurus ponpes menyatakan bahwa AIS dan istrinya sudah tidak terlihat sejak Selasa (22/9/2026) dan tidak mengetahui keberadaan mereka. Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi dan korban untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 12.46
Pimpinan Ponpes di NTB Minta Rekaman Pelecehan Seksual Tak Diviralkan
Berita terkait
Kemenag NTB Baru Tahu Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah
kumparan · 23 September 2026 pukul 13.16
Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah
kumparan · 23 September 2026 pukul 11.34
Ayah di Situbondo Pergoki Pria di Kamar Anaknya, Dugaan Kekerasan Seksual Terungkap
JPNN.com · 19 September 2026 pukul 17.32
Bocah 3,5 Tahun di Sleman Diduga Jadi Korban Pencabulan hingga Alami Pendarahan
kumparan · 17 September 2026 pukul 20.09