PKS Dukung Usul Pileg-Pilpres Digelar Terpisah di 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekjen PKS Muhammad Kholid mendukung RUU Pemilu 2029 yang mengharuskan Pileg dan Pilpres digelar terpisah. Ia menilai pemisahan penting agar kandidat presiden 2029 menggunakan suara baru hasil Pileg 2029, bukan Pileg 2024. Kholid yakin hasil kedua pemilu akan berbeda, sehingga pendukung presiden seharusnya berdasarkan suara Pileg terbaru. Partai juga mendukung opsi mendahulukan Pileg sebelum Pilpres, sehingga hasil Pileg 2029 menjadi basis kandidasi. Hasil Pileg dapat digunakan untuk syarat pencalonan Pilpres melalui rekayasa konstitusional sesuai putusan MK, karena capres-cawapres diatur dalam UUD 1945 dapat diusung oleh satu partai atau gabungan partai. Anggota Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia juga membuka wacana perubahan desain pemilu dengan mengusulkan pemisahan ketiga jenis pemilu (Pileg, Pilpres, Pilkada).
Bagikan
Berita terkait
Ambang Batas Parlemen Pengaruhi Kalkulasi Politik Pemilu 2029
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 16.53
Peta Sikap Partai soal Wacana Kenaikan Ambang Batas Parlemen
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 16.16
Gerindra Usul Ambang Batas Parlemen Naik 5 Persen, PSI 'Meriang' Dengernya?
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 15.40
'Partainya Jokowi' Bersiap Hadapi Pemilu dari 2026: Ada Gelombang Besar Menuju Kemenangan PSI 2029
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 10.20