Ambang Batas Parlemen Pengaruhi Kalkulasi Politik Pemilu 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3970995/original/020778300_1647928627-20220322-KPU_Gelar_Simulasi_Pemilu_2024-5.jpg)
Wacana kenaikan parliamentary threshold (PT) dari 4% menjadi 5% menjadi perhatian partai politik menuju Pemilu 2029. Arifki Chaniago (Aljabar Strategic Indonesia) menilai peningkatan satu persen memengaruhi kalkulasi politik, memaksa partai kecil bekerja lebih keras, sementara partai menengah memperkuat posisi. Penentuan angka PT tidak hanya soal kompromi, melainkan perlu transparanansi parameter karena berpengaruh pada konversi suara ke kursi. GKSR menawarkan PT 1% atau penghapusan PT untuk mengurangi disproporsionalitas. Partai koalisi Prabowo-Gibran sepakat PT 5% dalam RUU Pemilu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 10.25
PSI Usul PT di Bawah 4%, Ternyata Bukan Karena Takut Tak Lolos, tapi...
kumparan · 17 September 2026 pukul 22.42
PKB Tak Masalah PT 5%, tapi Minta Aturan Turunan Agar Tak Banyak Suara Terbuang
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.55
Ambang Batas Parlemen Hangatkan Pembahasan Awal RUU Pemilu
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 15.40
Gerindra Usul Ambang Batas Parlemen Naik 5 Persen, PSI 'Meriang' Dengernya?
Berita terkait
Peta Sikap Partai soal Wacana Kenaikan Ambang Batas Parlemen
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 16.16
DPR Tegaskan Pembahasan RUU Pemilu Masih Tahap Awal
kumparan · 17 September 2026 pukul 15.34
Dasco soal Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu: Brainstorming, Semua Partai Diundang
kumparan · 17 September 2026 pukul 12.10
Ketua Komisi II DPR: Kesepakatan Ketum Parpol Akan Jadi Acuan RUU Pemilu
Detik.com · 17 September 2026 pukul 10.58