Apakah AS Akan Mengebom Nuklir Iran? Ini Jawaban Trump
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Donald Trump menolak laporan bahwa Amerika Serikat membuka opsi penggunaan senjata nuklir terhadap Iran. Dalam acara di Oval Office, Trump menyatakan tidak akan pernah menggunakan senjata pemusnah massal dan menepis kemungkinan serangan nuklir. Ia menyindir pertanyaan wartawan sebagai 'pertanyaan yang bodoh' dan menegaskan bahwa Iran sudah kalah secara militer sehingga tidak perlu lagi tindakan ekstrem.
Trump menjelaskan bahwa tidak ada alasan untuk menggunakan senjatra nuklir melawan Iran. Ia merujuk pada fakta bahwa Amerika Serikat pernah sekali menggunakan senjata nuklir, yakni terhadap Jepang pada 1945 untuk mengakhiri Perang Dunia II, yang menyebabkan lebih dari 200.000 kematian.
Laporan ini muncul di tengah ketegangan geopolitik yang sudah lama berlangsung antara AS dan Iran. Trump menekankan posisi tegasnya bahwa tidak akan ada tindakan militer ekstrem yang dilakukan AS terhadap Iran dalam konteks ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 1 September 2026 pukul 08.00
AS akan Merespons Serangan Iran Terhadap Pasukannya di Timur Tengah
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 16.15
Tolak Denuklirisasi, Korut Bersumpah Genjot Kekuatan Nuklir!
VOI · 30 Agustus 2026 pukul 14.00
Taliban Ingin Normalisasi Hubungan dengan AS, Dahulukan Hubungan Praktis
Berita terkait
Menlu Iran Abbas Araghchi Sebut Sanksi Ekonomi AS Pasti Gagal
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.04
Trump Ingin Bertemu Kim Jong Un Tahun Ini, Sebut Korut Punya 57 Senjata Nuklir
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 18.00
Respons Iran Usai Trump Nyatakan Selat Hormuz Segera Jadi Wilayah AS
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 17.30
Tucker Carlson Desak Donald Trump Dicopot terkait Ancaman Nuklir ke Iran
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 20.21