Mohammed bin Salman Telepon Trump setelah AS Bersiap Mengebom Infrastruktur Energi Iran Secara Besar-besaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, melakukan panggilan telepon dengan Presiden AS Donald Trump pada hari Sabtu terkait persiapan AS dan Israel untuk mengebom infrastruktur energi Iran secara besar-besaran. Panggilan ini dilakukan setelah laporan tentang rencana serangan tersebut, yang pertama kali diungkap oleh Axios dan dikonfirmasi oleh sumber pemerintah AS kepada AP pada 2 Agustus 2026.
Dalam percakapan tersebut, Pangeran Mohammed menyampaikan kekhawatiran Arab Saudi mengenai potensi eskalasi konflik. Arab Saudi takut jika AS menyerang infrastruktur energi Iran, Teheran bisa membalas dengan menyerang infrastruktur energi di kerajaan dan negara-negara Teluk lainnya. Pangeran Mohammed juga meminta kejelasan dari Trump tentang tindakan baru yang mungkin diambil terhadap Iran.
Pejabat Gedung Putih mengonfirmasi bahwa para pemimpin tersebut berbicara pada hari Sabtu, tetapi tidak memberikan detail lebih lanjut tentang isi percakapan. Informasi ini bersumber dari pejabat yang tidak berwenang berkomentar secara publik, mencerminkan situasi diplomatik yang sensitif di kawasan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 14.58
MBS Telepon Trump Sebelum AS Batal Serang Iran
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 16.46
PM Thailand Anutin Tiba di Halim Perdanakusuma, Disambut Menko Polkam
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 10.35
Prabowo Bakal Terima Kunjungan PM Thailand Anutin di Istana Sore Ini
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 06.00
Telepon MBS di Balik Trump Tunda Serangan ke Iran
Berita terkait
Ada 4 Warga AS di Flydubai Hampir Dibajak, Trump Telepon Netanyahu
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 12.41
Trump Tolak Tawaran Iran, Pilih 'Obral' Kesepakatan dengan China
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 21.46
Trump Kembali Berseteru dengan Pers, Reporter Perempuan Jadi Sasaran!
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 07.19
Pakar Teriak Kiamat Sudah Dekat, Trump Kasih Komen Tak Terduga
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 16.00