Polisi: Dugaan Kekerasan Seksual Anak Artis BP Terjadi di Sekitar SCBD, Jaksel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang melibatkan anak artis berinisial ATT alias BP terjadi di sekitar kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Kombes Pol Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyebutkan bahwa terlapor memiliki hubungan keluarga dengan korban sebagai anak angkat dari artis berinisial RSO.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah mengonfirmasi adanya laporan terkait dugaan TPKS ini pada hari Sabtu (12/9). RSO, melalui akun Instagram pribadinya, meminta publik agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan mengenai kasus ini. Ia menjelaskan bahwa masih menunggu kedatangan anaknya yang sedang syuting hingga larut malam dan akan mendengarkan penjelasan dari teman dekatnya yang berada di lokasi kejadian untuk memahami situasi sebenarnya.
RSO juga menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam memberikan keterangan dan melakukan hal-hal yang diperlukan dalam proses penyelidikan ini. Ia menekankan bahwa pihaknya tidak akan menutup-nutupi apa pun yang terjadi sesuai dengan bukti-bukti yang ada.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 13 September 2026 pukul 14.15
Polisi Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Petro Terjadi di SCBD
CNN Indonesia · 13 September 2026 pukul 11.25
Betrand Peto Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Kekerasan Seksual
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 10.22
Betrand Peto Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Ruben Onsu Minta Maaf
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 02.50
Cabuli Santriwati Berkali-Kali, Oknum Kiai di Pati Masuk Bui
Berita terkait
Viral Curhatan DJ Jadi Korban Kekerasan di SCBD, Ini Kata Polisi
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 17.41
Polisi: Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Terjadi di Sekitar SCBD, Jaksel
kumparan · 13 September 2026 pukul 12.54
Polisi Buru Dalang hingga Penyandang Dana Aksi Ricuh 27 Agustus
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 16.27
Polisi: Perusakan CCTV Saat Ricuh 27 Agustus Diduga untuk Hambat Penyidikan
kumparan · 2 September 2026 pukul 15.18