Polisi Minta Korban Pemaksaan Aborsi Duta Wisata Jatim Segera Melapor
CNN Indonesia± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polisi menyatakan sudah memantau dugaan pemaksaan aborsi terhadap seorang perempatan oleh Tio Ferdian Rahmana, runner-up Raka Raki Jawa Timur 2026 dan mantan Cak & Ning Surabaya 2023. Namun, hingga Senin (10/8), belum ada laporan resmi dari korban yang diduga dipaksa menggugurkan kandungan di Singapura. Kasatres PPA-PPO Polrestabes Surabaya, AKBP Melatisari meminta korban segera melapor agar dapat digunakan sebagai bahan penyelidikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 21.00
Polisi Buka Suara Soal Runner-up Raka Raki Jatim Terseret Dugaan Aborsi
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 11.41
Viral Runner Up Raka Jatim 2026 Minta Pacar Aborsi, Terancam Disanksi
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 15.00
Biadab! Ayah di Depok Tega Perkosa Putrinya Sendiri yang Baru Berusia 14 Tahun
Berita terkait
Polda Metro Jaya Pastikan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di SCBD Naik ke Penyidikan
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 22.00
Polisi Bongkar Dugaan Asusila di Kawasan Elite SCBD, Terlapor Berinisial TI Diperiksa
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.04
Pembuang Bayi di Depok Lakukan Aborsi Sendiri di Kamar Mandi, Tersangka Terancam 15 Tahun Bui
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 17.00
Polisi di Buton Sultra Jadi Tersangka Kekerasan Seksual
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 13.00