Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Polisi Panggil EO Konser dan MC Buntut Challenge Hafalan Qur'an demi Miras

Polisi menyelidiki dugaan penistaan agama terkait promosi minuman keras (miras) berkedok tantangan hafalan Al-Qur'an saat konser musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara. Dalam video yang beredar, sebuah booth produk miras menggelar tantangan hafalan surah Ad-Dhuha bagi pengunjung, dengan imbalan diduga berupa minuman keras. Polisi memanggil pihak event organizer (EO) dan MC acara untuk klarifikasi, serta berkoordinasi dengan penyelenggara dan pemilik booth terkait. Kepolisian juga memfasilitasi masyarakat yang ingin membuat laporan terkait insiden ini.

Pihak penyelenggara, The Sounds Project, membuka suara dan mengecam keras kejadian tersebut. Mereka menyatakan tidak pernah dan tidak akan membenarkan penggunaan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk. Penyelenggara menegaskan insiden ini tidak sesuai arahan maupun persetujuan mereka, dan telah menegur pihak sponsor terkait agar menyelesaikan kasus hingga tuntas. Mereka juga akan mengidentifikasi pihak yang terlibat langsung dan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Penyelidikan masih berlangsung, dengan penyidik akan melengkapi administrasi dan melakukan gelar perkara. Kasus ini menimbulkan kontroversi terkait etika promosi minuman keras di acara besar yang menyinggung sensitivitas agama.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait