Polisi Tangkap 92 Pengedar Tramadol di Jakpus, 118.494 Butir Obat Keras Disita
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menangkap 92 pengedar obat keras ilegal dan menyita 118.494 butir obat dari berbagai jenis selama periode Januari hingga Juli 2026. Jumlah ini mencakup 68 kasus peredaran obat keras ilegal. Kapolres Metro Jakpus Kombes Reynold EP Hutagalung menyatakan penindakan dilakukan di berbagai lokasi, termasuk stasiun, terminal, ruko, dan pusat aktivitas ekonomi.
Wilayah Tanah Abang menjadi lokasi dengan jumlah pengungkapan kasus terbanyak, yaitu 35 kasus dengan 41 tersangka. Selama Juli 2026 saja, polisi mencatat 14 laporan polisi dengan 16 tersangka. Barang bukti yang disita terdiri dari 54.434 butir Tramadol, 24.518 butir Hexymer, 14.165 butir Double Y, serta ribuan butir obat keras lainnya. Para pelaku menjual obat-obatan tersebut tanpa izin melalui berbagai modus, seperti toko kelontong, toko kosmetik, dan toko akuarium sebagai kedok.
Kasat Narkoba Polres Metro Jakpus AKBP Wisnu Setiyawan Kuncoro menjelaskan bahwa penyalahgunaan obat keras dapat menimbulkan euforia dan ketergantungan, sehingga tidak jauh berbeda dengan narkotika. Para tersangka dijerat Pasal 435 subsider Pasal 436 UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana penjara 5 hingga 12 tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 18.00
Peredaran Tramadol di Tanah Abang Ditarget Turun 1 Bulan
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 10.25
Bongkar Sindikat Peredaran 575.200 Butir Obat Keras di Jakpus, Polisi Tangkap 5 Tersangka
ANTARA News · 31 Juli 2026 pukul 12.29
Polres Jakpus ungkap 68 kasus obat berbahaya dalam tujuh bulan 2026
Berita terkait
Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Tramadol di Jakpus, 1 Bandar Besar Ditangkap
Detik.com · 3 September 2026 pukul 10.48
Viral di Medsos, 2 Pengunjung PN Jakpus Ditangkap, Diduga Hendak Berikan Sabu ke Napi
JawaPos · 30 September 2026 pukul 15.15
Polisi Bongkar Lab Rumahan Narkoba di Jakpus
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 09.58
2 Sukarelawan SPPG di Tulungagung Positif Narkoba, Alasan Tunjang Kinerja di Dapur
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 08.33