Prabowo Bicara Penanganan Karhutla, Beri Perintah ke Mensesneg-Menkeu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas penanganan bencana alam melalui konferensi video pada Senin, 7 September 2026. Terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Prabowo menyampaikan penilaiannya bahwa reaksi penanganan cukup masif, meski masih terdapat keterlambatan yang perlu dicatat untuk perbaikan di masa depan. Ia menekankan pentingnya pendekatan antisipatif agar lebih siap sebelum kejadian terjadi.
Dalam pernyataannya, Prabowo memerintahkan Mensesneg dan Menkeu untuk mempersiapkan rencana penanganan karhutla dengan prinsip "lebih baik lebih dari pada kurang". Hal ini termasuk penambahan helikopter, pompa air, dan tim pemadam kebakaran. Prabowo juga meminta penempatan ekskavator kecil di desa-desa yang berpotensi tinggi terdampak karhutla secara tradisional.
Presiden menyatakan bahwa pemerintah akan menyusun masterplan persiapan yang menyeluruh dan masif untuk penanganan bencana kebakaran hutan. Masterplan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan efisiensi respons terhadap berbagai jenis bencana alam di seluruh Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 September 2026 pukul 14.45
Prabowo Minta Data Korporasi Terlibat Karhutla: Saya Ingin Tahu Milik Siapa
kumparan · 7 September 2026 pukul 15.54
Kapolri: 138 Orang Jadi Tersangka Karhutla, Usut 8 Korporasi
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 15.50
Wanti-wanti Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk IKN
Detik.com · 7 September 2026 pukul 15.48
Kapolri Lapor Penanganan Kahutla ke Prabowo: 138 Tersangka-8 Korporasi Diproses
Berita terkait
Temui Prabowo, Panglima Jilah Sebut Personel hingga Helikopter Ditambah Tangani Karhutla
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 22.45
Istana Ungkap Alasan Menhut Tak Ikut Rapat Karhutla Bareng Prabowo: Kebetulan
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 17.25
Presiden Prabowo Subianto Tinjau Langsung Karhutla di Kubu Raya Kalbar, Tekankan Langkah Penanganan Cepat
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 14.45
Karhutla Ditangani, Kepentingan Indonesia di Vladivostok Tetap Berjalan
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 12.05