Prabowo Buka Kewarganegaraan Ganda Terbatas, PKS Minta Seleksi Ketat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326295/original/045436800_1786975413-IMG_3077.jpg)
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pemerintah akan mengajukan perubahan aturan kewarganegaraan ganda secara terbatas untuk talenta Indonesia di luar negeri. Annonce disampaikan dalam pidato RUU APBN 2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, 14 Agustus 2026. Prabowo menyatakan langkah ini untuk memudahkan talenta istimewa kembali ke Indonesia dan dapat memberi sumbangan luar biasa bagi kepentingan nasional. Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid menilai pembukaan kewarganegaraan ganda harus selektif, tidak mudah, karena yang terpenting adalah untuk talenta-talenta luar biasa yang dibutuhkan Republik. Kholid menekankan niat baik Prabowo memberikan ruang bagi talenta terbaik Indonesia, dengan kata kunci selektif atau sangat terbatas. Terkait pembentukan Panitia Khusus DPR, prosesnya masih panjang dan akan disesuaikan dengan saran pemerintah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.48
Prabowo Izinkan Kewarganegaraan Ganda, PSI: Diaspora Makin Leluasa Berkontribusi
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.00
Soal Wacana Kewarganegaraan Ganda Terbatas, Sekjen PKS: Sifatnya Sangat Selektif
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 22.31
Prabowo Ingin Diaspora Tak Lagi Dihadapkan pada Pilihan Karier atau Indonesia
Berita terkait
Prabowo Mau Izinkan Kewarganegaraan Ganda, Ini Syaratnya
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.53
Wacana Reshuffle, PKS: Jangan Ada Lagi Anggota Kabinet Kena Kasus Korupsi
Detik.com · 20 September 2026 pukul 16.15
PKS soal Prabowo Buka Kans Rombak Kabinet: Yassierli Bekerja Sangat Baik
Detik.com · 18 September 2026 pukul 08.54
PKS Ingatkan AHY Tak Mudah Lawan Prabowo di Pilpres 2029
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 14.59