Prabowo Izinkan Kewarganegaraan Ganda, PSI: Diaspora Makin Leluasa Berkontribusi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang mengizinkan kewarganegaraan ganda secara selektif dan terbatas bagi talenta Indonesia di luar negeri. Menurut Ketua DPP PSI Bidang Hubungan Luar Negeri, Cheryl Tanzil, kebijakan ini merupakan langkah progresif yang menunjukkan kedewasaan pemerintah dalam mengoptimalkan sumber daya manusia Indonesia di tingkat internasional. Dengan persaingan global yang ketat, Indonesia perlu mempertahankan ikatan dengan kaum diaspora yang memiliki keahlian dan pengalaman di luar negeri agar dapat berkontribusi bagi kemajuan tanah air. Cheryl menekankan bahwa talenta Indonesia tidak perlu dipaksa memilih antara kesempatan global dan ikatan dengan Indonesia, namun pelaksanaan kebijakan harus dirancang secara hati-hati, transparan, dan didukung oleh kriteria penerima yang jelas, termasuk hak, kewajiban, dan mekanisme pengawasan. Selain itu, PSI berharap kemudahan kewarganegaraan ganda juga dapat diterapkan bagi anak-anak pasangan beda warga negara agar tidak kehilangan hak untuk memiliki ikatan kewarganegaraan dengan kedua orang tuanya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.34
DPR Sebut Kewarganegaraan Ganda Bisa Perkuat Daya Saing Global
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 21.04
Prabowo Buka Kewarganegaraan Ganda Terbatas, PKS Minta Seleksi Ketat
Berita terkait
Istana soal Kewarganegaraan Ganda Terbatas: Jika Disetujui Harus Selektif
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 16.00
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad Tegaskan Izin Kewarganegaraan Ganda Sangat Terbatas dan Selektif
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 13.46
Alasan Pemerintah Usulkan Kewarganegaraan Ganda untuk Diaspora Indonesia di Luar Negeri
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 13.30
Prabowo Mau Ilmuwan hingga Pesepak Bola Punya Dua Paspor, DPR Diminta Ubah Aturan
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 19.15