Prabowo Didesak Evaluasi MBG dan Klarifikasi Isu Nepotisme
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mengklarifikasi isu nepotisme dalam pemerintahannya. Tuntutan ini disampaikan menjelang Pidato Kenegaraan Presiden dalam Sidang Tahunan MPR/DPR dan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dengan PA GMNI menyoroti melemahnya supremasi hukum, pengabaian sistem meritokrasi, dan potensi benturan kepentingan dalam penyelenggaraan negara.
PA GMNI mendukung program jaring pengaman sosial seperti MBG dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, tetapi menekankan perlunya perencanaan matang, kajian kelayakan, serta tata kelola yang kuat. Program-program ini harus dilaksanakan transparan, akuntabel, dan diuji melalui mekanisme demokratis untuk menghindari penyelewengan.
Secara prinsip, program berskala besar yang menggunakan sumber daya publik harus memenuhi standar tata kelola, pengawasan, transparansi, keamanan, dan akuntabilitas yang tinggi. Pernyataan ini dibacakan oleh Sekretaris Jenderal DPP PA GMNI, Abdy Yuhana, di Jakarta pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.17
Pidato Prabowo Dinilai Bangun Optimisme, Surya Paloh: Jangan Cuma Jadi Wacana
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.25
Pemerintah Dibilang Gak Becus, Prabowo: Menteri Saya Kerja Keras sampai Pingsan!
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 11.30
21 Bulan Berkuasa, Prabowo Blak-blakan: Belum Semua Janji Terpenuhi
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.23
Prabowo Klaim Jalankan 121 Kebijakan Transformatif dalam 21 Bulan
Berita terkait
Presiden resmi lantik Sugiono jadi Menko PMK gantikan Pratikno
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 15.04
PAN, PKB dan Demokrat Jadi Target Utama Deklarasi Jokowi usai Gabung PSI
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 08.20
Pesan Luhut untuk Pemimpin: Harus Mau Mendengar, Jangan Merasa Paling Benar
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 17.15
Ketum GCP: Saya Mendukung Prabowo Bukan untuk Cari Jabatan
JPNN.com · 20 September 2026 pukul 17.04