Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo: Indonesia Anggota G20, Tak Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026, menekankan komitmen pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang tidak meninggalkan rakyat miskin. Pada pidatonya, Prabowo melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2026 mencapai 5,61%, yang merupakan angka tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Namun, ia menegaskan bahwa pertumbuhan dan investasi bukanlah tujuan akhir, melainkan kesejahteraan rakyat, terutama mereka yang paling rentan.

Prabowo menekankan bahwa setiap investasi yang masuk ke Indonesia harus berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas hidup, khususnya bagi kelompok ekonomi rendah. Sebagai anggota G20, Indonesia tidak boleh menoleransi adanya rakyat yang kelaparan. Ia juga menyoroti pentingnya kebijakan yang mendukung sektor pertanian, seperti akses pupuk dan harga gabah yang adil, agar bangsa dapat menjadi yang kuat melalui kemandirian pangan.

Selain itu, Prabowo menginginkan reformasi birokrasi agar tidak menghambat keputusan yang baik demi kesejahteraan rakyat. Pemerintahannya berkomitmen untuk tidak menyalahkan pihak lain, melainkan fokus pada solusi nyata agar tidak ada kelaparan di tengah persatuan bangsa Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait