Prabowo Ingin Kredit Motor Listrik Tanpa DP: Menkeu Tidak akan Suka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322935/original/082931000_1786594168-Screenshot_20260813_105532_YouTube.jpg)
Presiden Prabowo Subianto mendorong masyarakat beralih dari motor berbahan bakar BBM ke motor listrik dengan menurunkan bunga kredit dan mengupayakan pembelian tanpa uang muka (DP). Kebijakan ini diumumkan saat peresmian Motor Listrik Nasional (Molinas) di Cikarang, Jawa Barat, di mana Prabowo menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tidak terlalu menyukai rencana tersebut tetapi yakin akan menyetujui di kemudian hari.
Prabowo menjelaskan bahwa motor listrik dapat menghemat pengeluaran masyarakat untuk bahan bakar hingga 50-70 persen dibandingkan motor BBM. Ia meminta Danantara Indonesia mendukung penuh pengembangan motor listrik nasional sebagai bagian dari konsep Indonesia Incorporated. Menurut Prabowo, keberhasilan bangsa di era modern bergantung pada penguasaan sains dan teknologi, sehingga kebijakan ini bertujuan untuk efisiensi energi dan penguasaan teknologi nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 15.10
Pengamat Soroti Target Pertumbuhan 6 Persen dalam RAPBN 2027 Prabowo
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 15.07
Saat Bahas Bursa Mineral dan Komoditas, Prabowo: 'Emak-emak' yang Kuasai Ekonomi Kita
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 12.37
Dari Pertumbuhan 6% hingga Defisit 2,4%, ini Target yang Prabowo Bidik dalam RAPBN 2027
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 11.00
Tak Hanya Jadi Penghasil, Prabowo Targetkan Indonesia Ikut Tentukan Harga Komoditas Dunia
Berita terkait
Suahasil Sambut 2 Wamen Baru: Sekarang Kembali ke Formasi 3 Wamenkeu
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.51
Reshuffle Kabinet Prabowo, Ini Daftar Lengkap Menteri dan Wamen di Bidang Ekonomi
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 15.41
Listrik Andal Topang Daya Saing dan Iklim Investasi Jabar
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 22.40
Prabowo Siapkan Stimulus Rp 31 T, Ada Beras 10 Kg dan BSU Rp 900 Ribu
Detik.com · 30 September 2026 pukul 19.15