Prabowo Minta Kejaksaan dan Polri Tingkatkan Integritas: Bersih, Tidak Korup!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto meminta Kejaksaan dan Kepolisian untuk meningkatkan kompetensi, integritas, dan profesionalisme aparat penegak hukum. Menurutnya, aparat yang bersih dan tidak korupsi menjadi salah satu syarat agar sebuah negara dapat berhasil. Prabowo menyampaikan hal ini dalam acara Program Presiden Prabowo Menjawab, seperti dilaporkan Jumat, 18 September 2026.
Prabowo mengakui peningkatan integritas aparat penegak hukum menjadi tantangan besar. Hal ini disebabkan karena aparatur ini berhadapan langsung dengan masyarakat dan harus menangani berbagai bentuk kejahatan. "Ini tantangan yang sangat besar karena godaan sangat besar," ujarnya.
Menurut Prabowo, aparat penegak hukum tidak hanya menghadapi tindak pidana umum, tetapi juga berbagai jenis kejahatan kompleks seperti kejahatan kerah putih, penyelundupan, narkoba, dan perjudian. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pendidikan dan pembinaan berkelanjutan agar aparat dapat menjalankan tugasnya dengan jujur dan profesional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 16.03
Prabowo Bicara Hukuman Mati Koruptor: Sekali Dieksekusi Tak Bisa Ditarik! Uang Negara Harus Dikembalikan
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 15.20
Korupsi Dicurigai Sengaja Dibiarkan di Periode Pertama, Baru Disikat Habis Prabowo pada 2029
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 15.00
Pernyataan Mengejutkan Pakar: Korupsi Dibiarkan agar Prabowo Terpilih Kembali?
JawaPos · 18 September 2026 pukul 14.45
Perkuat Pemberantasan Korupsi dan Lalu Lintas, 2 Satuan Polri Didorong Naik Tingkat Jadi Badan
Berita terkait
Jaksa Agung Minta Kajati Beri Perhatian Kasus Terkait Hajat Hidup Masyarakat
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 17.56
Bakal Digugat Febrie di Praperadilan, Kortas Tipidkor Polri Bereaksi Begini
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 20.18
Kata Prabowo soal Usulan Hukuman Mati Bagi Koruptor
Detik.com · 18 September 2026 pukul 14.35
Prabowo Bicara soal Reshuffle: Kita Selalu Cari The Right Man in The Right Place
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 13.30