Prabowo: Saya Tak Mungkin Jadi Mandataris Rakyat Tanpa NU-Muhammadiyah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334317/original/045525900_1787830546-IMG_1642.jpeg)
Presiden Prabowo Subianto menyatakan pentingnya dukungan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah bagi kepemimpinannya. Ia menyampaikan hal ini saat membuka Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur, pada Kamis (27/8/2026). Prabowo menyebut kedua organisasi tersebut sebagai aset bangsa yang sangat besar, sehingga tidak mungkin ia menjadi presiden tanpa dukungan dari mereka. Ia juga menekankan bahwa pemerintah akan terus memperkuat dan memberdayakan NU, Muhammadiyah, pesantren, dan lembaga pendidikan yang berada di bawah kedua organisasi tersebut. Salah satu bentuk dukungan pemerintah adalah pemberian layar interaktif untuk sekolah-sekolah NU, yang akan segera diterima langsung empat di setiap kelas. Prabowo mengapresiasi peran NU dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan perdamaian nasional, serta menekankan pentingnya hubungan erat antara pemerintah dan ulama dalam menjaga stabilitas. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan NU dan Muhammadiyah selama hampir dua tahun kepemimpinannya, serta optimis bahwa Indonesia akan terus bangkit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 19.35
Canda Prabowo Tiba-Tiba Minta Kartu Anggota NU ke Gus Yahya
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 17.59
Prabowo Subianto Janji Perkuat NU sebagai Aset Bangsa
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 20.43
Muktamar Ke-35 NU: Presiden Prabowo Tegaskan Peran Vital NU dan Muhammadiyah
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 18.59
Prabowo Bikin Akronim 'Jas Hijau' di Muktamar NU
Berita terkait
Syubbanul Wathon, Nasionalisme Sebelum Merdeka
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 18.53
Prabowo: Kalau Bangsa Mau Bangkit dan Aman Harus Dekat dengan NU-Muhammadiyah
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 18.40
Prabowo: Tanpa NU-Muhammadiyah Tak Mungkin Saya Jadi Mandataris Rakyat
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 18.10
Polisi Tegaskan Isu Pelaporan Tokoh NU oleh Muhammadiyah di Sampang Hoaks
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 12.07