Prabowo: Semua Negara yang Gagal, Elitenya Ribut Terus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyatakan dalam pertemuan dengan pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (31/7/2026), bahwa keberhasilan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan para elitnya untuk bekerja sama. Menurutnya, sejarah menunjukkan negara yang elitnya terpecah dan terus berselisih berisiko menjadi negara gagal atau failed state. Prabowo menekankan bahwa pembangunan bangsa tidak hanya bergantung pada aspek ekonomi, tetapi juga mencakup politik, budaya, hingga agama, sehingga seluruh potensi nasional harus disinergikan untuk mendukung kemajuan Indonesia.
Ia mengajak para pemimpin dari berbagai sektor, termasuk politik, ekonomi, intelektual, agama, budaya, seni, produsen, dan buruh, untuk bersatu demi pembangunan negara. Prabowo juga berterima kasih atas kehadiran pelaku usaha dan menekankan bahwa masalah ekonomi atau pangan merupakan dasar krusial pembangunan bangsa, berdasarkan pelajaran dari ribuan tahun sejarah peradaban manusia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 18.39
Mengkritik Kabinet Bayangan, Barisan Pembaharuan 08: Jangan Bangun Narasi yang Mengganggu Stabilitas Nasional
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 20.17
Istana: Kami Kerja Bukan untuk Survei
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 11.19
UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Pikat Pengunjung di IFW 2026
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 06.08
AS dan Israel Siapkan Pengeboman Besar-besaran terhadap Infrastruktur Energi Iran
Berita terkait
Prabowo: Pertumbuhan ekonomi-investasi bukan tujuan akhir pembangunan
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 11.05
Ketua DPD Apresiasi Transformasi Ekonomi Prabowo: Bak Cabut Duri Dalam Daging
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 10.04
81 Tahun Merdeka, Megawati Bingung Indonesia Masih Goyang-Goyang
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 16.10
Menilik Koperasi Awards 2026, Ini Detail Gelaran Tahun Ini
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 13.03