AS dan Israel Siapkan Pengeboman Besar-besaran terhadap Infrastruktur Energi Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Laporan dari media Amerika Serikat mengungkap bahwa AS dan Israel sedang mempersiapkan kampanye pengeboman besar-besaran terhadap infrastruktur energi Iran, dengan potensi serangan dimulai paling cepat akhir pekan ini. Sasaran meliputi pembangkit listrik, kilang minyak, dan fasilitas energi lainnya, yang digambarkan sebagai salah satu kampanye pengeboman terkeras terhadap Iran hingga saat ini.
Pasukan AS dan Israel sedang mengoordinasikan persiapan, meskipun cakupan dan durasi operasi belum final. Presiden Trump serius mempertimbangkan serangan tetapi belum mengeluarkan otorisasi akhir, sementara laporan lain menyebutkan ia telah memerintahkan serangan baru. Pejabat AS membahas penyelesaian serangan sebelum pasar keuangan dibuka pada Senin, karena kekhawatiran dampak terhadap harga minyak dan ekonomi global.
Rencana ini dibahas dalam pertemuan kabinet Trump di Camp David pada hari Jumat. Beberapa penasihat Gedung Putih sangat menentang eskalasi, namun presiden secara terbuka mengindikasikan serangan yang lebih berat akan segera terjadi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 16.38
AS-Israel Bersiap Serang Pembangkit Listrik hingga Kilang Minyak Iran
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 13.34
Tokoh-tokoh Yordania Serukan Pasukan AS Angkat Kaki!
ANTARA News · 3 Agustus 2026 pukul 19.21
Prabowo dukung peningkatan latihan bersama militer RI-Thailand
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 13.34
RI Impor Minyak US$16,16 M Selama Semester I-2026, dari Nigeria-Angola
Berita terkait
Prabowo Ungkap 6 Masalah yang Fokus Diselesaikan dalam 21 Bulan
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.26
Mulai Renggang, Trump Tak Mau Sering-Sering Bertemu Korea Selatan
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 14.45
Iran Umumkan Hadiah Rp 534 Juta untuk Bunuh atau Tangkap Tentara AS
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 10.28
Ini Alasan Iran Bikin Sayembara Bunuh Tentara AS Dapat Rp534 Juta dan Rp1 Miliar bagi Kontestan Perempuan
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 06.10