Prabowo: Situasi Geopolitik Sudah Sangat Rawan, Perang di Mana-Mana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto memperingatkan situasi geopolitik dunia yang sangat rawan dan penuh ketidakpastian akibat berbagai konflik bersenjata. Dalam pertemuan dengan pengusaha anggota Kadin di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 31 Juli 2026, Prabowo menekankan perang besar berlangsung di Ukraina sejak 2022, berpotensi lebih lama dari Perang Dunia II, dengan jutaan korban.
Konflik di Timur Tengah memburuk, meliputi Gaza, Lebanon, ketegangan di Selat Hormuz dan Iran, serta bahaya perang nuklir. Di ASEAN, perang saudara di Myanmar dan pertempuran antara Thailand dan Kamboja menambah ketegangan. Prabowo mengingatkan perang di satu kawasan berdampak global, termasuk kenaikan harga pangan dan bahan bakar minyak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 12.12
Membangun Angkatan Laut Modern: Era Globalization 2.0 dan Economic Warfare
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 17.30
Peringatan Prabowo ke Pengusaha soal Perang Merembet ke ASEAN
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 16.57
Prabowo: Perang Ukraina Bisa Lebih Lama dari Perang Dunia I dan II
Berita terkait
Harga Emas Dunia Diprediksi Sentuh US$ 5.000, Logam Mulia Tembus Rp 3 Juta
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 19.00
Raksasa Wall Street Menyerah Tak Lagi Sanggup Prediksi Harga Minyak, Ekonomi Dunia Diambang Bahaya?
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 07.41
Prabowo Sebut Ada ‘Antek-antek Asing’ di Balik Kerusuhan, Ini Tujuannya
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 16.54
Prabowo Tuding Antek Asing Dalang Setiap Kerusuhan di Indonesia
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 13.31