Prabowo Tegaskan Sensus Bukan untuk Kejar Kekayaan: Isi Sejujur-jujurnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pengisian sensus ekonomi secara jujur di seluruh Indonesia. Dalam penyampaianan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027, Prabowo memastikan bahwa data sensus tidak digunakan untuk mengejar kekayaan pribadi, melainkan untuk perencanaan kebijakan pemerintah. Ia menyoroti bahwa angka-angka APBN sangat bergantung pada kualitas data yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), sehingga keakuratan data menjadi kunci utama dalam penyusunan anggaran negara.
Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah telah menggelar sensus ekonomi selama lebih dari 10 tahun terakhir tanpa melakukan rebasing atau pembaruan metode perhitungan aktivitas ekonomi nasional. Untuk pendataan kali ini, sebanyak 251 ribu petugas sensus dikerahkan untuk mengumpulkan data di seluruh desa di Indonesia. Sensus ekonomi yang sedang berlangsung diharapkan selesai pada akhir Agustus 2026, dan hasilnya akan digunakan untuk memperbarui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Dalam RAPBN 2027, pemerintah menyasar Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar Rp27.987 triliun, dengan anggaran sebesar Rp671,2 triliun dan defisit APBN sebesar 2,4 persen dari PDB. Prabowo menekankan bahwa data akurat dari sensus ekonomi akan memungkinkan pemerintah menyusun kebijakan dan anggaran yang lebih tepat sasaran. Ia mendorong seluruh wakil rakyat dan masyarakat untuk mengajak warga di sekitar mereka mengisi kuisioner sensus dengan jujur dan lengkap.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 22.03
Target Pertumbuhan 6% dengan Defisit Mengecil, RAPBN 2027 Uji Produktivitas dan Kualitas Eksekusi
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 10.01
RAPBN 2027: Target Pertumbuhan Ekonomi 6 persen, Asumsi Kurs Rp 17.500 per Dolar AS
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.58
8 Poin Penting Pidato Prabowo: 121 Kebijakan, Swasembada Pangan, hingga Ekonomi 6 Persen
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 09.13
Pendidikan Jadi Prioritas 2027, Prabowo: Tidak Boleh Ada Lagi Cerita Sekolah Roboh
Berita terkait
Golkar Puji 8 Prioritas Prabowo di RAPBN 2027: Arah Pembangunan Bangsa Terarah
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 01.30
Anggaran Belanja Tembus Rp 4.097 Triliun, Prabowo Ungkap 8 Program Prioritas
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 06.25
Prabowo Ucap Terima Kasih Khusus untuk PDIP, Puan Balas Begini
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 06.00
Kontribusi Dividen BUMN 2026 Diprediksi Sentuh Rp 200 Triliun
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 23.48