Pramono: DPRD DKI Bukan Minta Tambah Kursi, tapi Kembalikan seperti Pemilu 2024
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklarifikasi bahwa DPRD DKI Jakarta tidak meminta penambahan kursi, melainkan meminta pengembalian jumlah kursi seperti pada Pemilu 2024. Hal ini dipicu oleh UU Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) yang berpotensi menurunkan jumlah kursi DPRD DKI dari 106 menjadi 85 kursi karena mengikuti ketentuan UU Pemilu.
Di sisi lain, DPRD DKI telah mengusulkan revisi Pasal 11 Ayat (3) UU DKJ kepada Baleg DPR RI. Ketua Bapemperda DPRD DKI, Abdul Aziz, mengusulkan rasio representasi satu anggota dewan untuk 50-60 ribu penduduk. Dengan populasi Jakarta sekitar 11 juta jiwa, usulan ini berpotensi meningkatkan jumlah kursi menjadi 180-220 kursi guna mengoptimalkan fungsi representasi masyarakat karena Jakarta tidak memiliki DPRD tingkat kabupaten/kota.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 11.59
Pramono Sebut Kursi DPRD DKI Terancam Susut, Ingin Kembali ke 2024
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 12.15
Hadapi El Nino Panjang, Pramono Minta DKI Sudah Pasang Kuda-kuda
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 11.49
Pramono Dorong Sinergi Penanggulangan Bencana Jakarta yang Cepat-Tepat
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 11.39
34 Kebakaran Dicegah Sepanjang September, Pram Perhatikan Wilayah Padat
Berita terkait
Pram Wanti-wanti Potensi Kebakaran Jakarta Tinggi Akibat El Nino Panjang
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 10.53
Buang dan Bakar Sampah Sembarangan di Jakarta, 44 Orang Kena Sanksi
Liputan6.com · 6 Oktober 2026 pukul 05.42
Buntut Kericuhan Petasan di Pondok Pinang, Pramono Bakal Batasi Aktivitas Malam Warga Jakarta
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 13.13
Gubernur Pramono Kaji Ganjil Genap di Jalan Gajah Mada hingga Kota Tua
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 13.44