Pramono Pamer DKI Punya Aset Senilai Rp 126,9 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321324/original/079976200_1786437978-cc1c0894-efc9-4668-9b52-5f7b647e0b78.jpg)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Pemprov DKI Jakarta mencatatkan 4.482 sertifikat aset baru sepanjang 2024. Total aset mencakup lahan seluas 667 hektare dengan nilai Rp126,9 triliun. Pernyataan itu disampaikan dalam Jakarta Asset Forum and Expo (JAFEX) 2026 di St. Regis, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026). Pramono menyebut sertifikasi ini bagian dari upaya menertibkan administrasi dan memperkuat legalitas aset milik Jakarta.
Pencatatan aset dilakukan tiga tahap. Pada 13 Februari, Jakarta mencatat 3.922 sertifikat senilai Rp102 triliun. Lalu pada 24 Juni bertepatan dengan HUT DKI Jakarta, sekitar 499 sertifikat dicatatkan dengan nilai Rp22,2 triliun. Pada Juli 2024, sebanyak 61 sertifikat dicatatkan dengan nilai Rp2,9 triliun. Dengan tambahan itu, total sertifikat baru sepanjang 2024 mencapai 4.482 sertifikat, luas 667 hektare, nilai Rp126,9 triliun.
Pramono menjelaskan aset yang telah memiliki legalitas dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan Jakarta, termasuk melalui skema pembiayaan kreatif. Ia menilai optimalisasi aset penting karena pembangunan Jakarta tidak bisa terus bergantung sepenuhnya pada APBD. Ia menyebut penggunaan dana KLB dan obligasi daerah sebagai alternatif pembiayaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 18.21
Pramono Terima Banyak Masukan Jalur Sepeda Dihapus: Akan Dibahas Khusus
Berita terkait
Mas Pram Ajak KPK Awasi Ketat Proyek di Jakarta
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 13.01
Pramono Sebut DKI Punya Aset Senilai Rp 126,9 T
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 16.26
1 Tahun Pascakebakaran Taman Puring, Pedagang Tagih Janji Revitalisasi
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 14.55
Pramono: Kemerdekaan Harus Diisi Kerja Nyata untuk Warga
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 11.04