Pramono Targetkan 10 Ribu Bus Listrik Mengaspal di Jakarta pada 2030
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan 10.000 bus listrik di Jakarta pada 2030, dari sekitar 500 unit saat ini. Target ini disampaikan dalam Indonesia International Transport Summit (IITS) 2026. Elektrifikasi transportasi publik menjadi langkah untuk menekan emisi, sekaligus mendorong penggunaan bus hidrogen dan hibrida. Sektor transportasi menyumbang 52% emisi gas rumah kaca Jakarta pada 2024. Transisi ke transportasi rendah karbon mendukung target net zero emission 2050 dan pengurangan emisi 30% pada 2030. Pemprov juga menargetkan elektrifikasi seluruh armada bus di Jakarta. Penggunaan transportasi publik mencapai 93% jangkauan layanan dan lebih dari 31% proporsi penggunaan, naik dari 23% sebelumnya. Kenaikan ini didorong kebijakan pembebasan tarif untuk 15 kelompok masyarakat dan pengembangan Transjabodetabek.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 16.43
Sepeda Dinilai Jadi Solusi Dekarbonisasi Transportasi Jakarta
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.50
ITDP: Transportasi Publik tak Merata Hambat Pengurangan Emisi Jabodetabek
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.36
Pramono Anung Akui masih Pertimbangkan soal Nasib Jalur Sepeda di Jakarta
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.05
Truk Sumbang 34,96% Emisi PM2.5 Sektor Transportasi Jakarta
Berita terkait
Pramono Segera Putuskan Penerapan Ganjil Genap di Jl Gajah Mada-Kota Tua
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 12.20
Bajaj Jakarta yang Kian Terpinggirkan
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 09.42
Pramono Beber Kunci Jakarta Bisa Ungguli New York Atasi Kemacetan
CNN Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 10.26
Fitur Baru GrabCar Laku Keras, Bisa Patungan Jadi Lebih Hemat
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 18.05