Pramono Ungkap Nasib 29 Pelajar Usai Ikut Demo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343662/original/043518700_1788867741-IMG_4356.jpg)
Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan program pembinaan bela negara bagi 29 pelajar di bawah umur yang terjaring setelah mengikuti aksi demonstrasi pada 27 Agustus 2026. Program ini dilaksanakan dari 5-14 September 2026 di Standby Force TNI Citeureup, Bogor, dalam kolaborasi Kementerian Pertahanan dan Polda Metro Jaya. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan program ini bertujuan memberikan pembekalan bela negara dan menumbuhkan rasa cinta pada negara. Dari Jakarta, 29 pelajar yang terdaftar, namun hanya 27 yang mengikuti program. Peserta berasal dari Jakarta serta kabupaten/kota sekitar seperti Tangerang, Bekasi, Bogor, dan Depok.
Bagikan
Berita terkait
Dari 322 Orang Ditangkap, Polisi Tetapkan 49 Tersangka Demo 27 Agustus
VOI · 1 September 2026 pukul 09.25
Polda Metro Sebut Ajukan Penundaan Transaksi, Bukan Pemblokiran Rekening Rp 80,9 Juta
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 15.43
Polisi Buka Suara Terkait Pemblokiran Rekening Botok Rp 80,9 Juta
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 15.26
Polda Metro Jaya Ungkap Alasan 2 Orang Bawa Pisau dan Golok saat Demo Mahasiswa
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 19.08